Pasaman Geger! Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ditangkap, Dugaan Keterlibatan Tokoh RHM Muncul

Rao-portal.ytvdigital.com||Pasaman kembali diguncang perkembangan terbaru kasus penganiayaan terhadap nenek Saudah (68) di Rao. Setelah sempat menjadi sorotan publik, Polres Pasaman akhirnya berhasil menangkap pelaku berinisial IS alias Mk (26), seorang mahasiswa. Penangkapan ini menjadi langkah penting, namun publik menilai kasus belum selesai karena muncul dugaan keterlibatan tokoh berpengaruh berinisial RHM yang disebut-sebut membekingi aktivitas tambang ilegal di kawasan Rao.

Korban Saudah, yang dikenal vokal menolak tambang ilegal, menjadi sasaran kekerasan brutal pada Kamis malam (1/1/2026). Ia dipukuli, dilempar batu, dan dibuang ke semak-semak. Kondisinya memprihatinkan, hingga harus dirawat intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping.

Kasus ini memicu gelombang kemarahan masyarakat. Foto kondisi korban yang beredar di media sosial memperkuat desakan agar aparat bertindak tegas. Kapolres Pasaman menyatakan data pelaku sudah dikantongi dan proses hukum berjalan. Namun, publik menuntut agar penyidikan tidak berhenti di pelaku lapangan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy menegaskan kepada Kapolda Sumbar agar kasus ini dituntaskan secepatnya. Bupati Pasaman Welly Suhery juga menekankan agar proses hukum segera berjalan demi keadilan bagi korban. Gubernur Sumbar Mahyeldi bahkan sudah bertemu Kapolda untuk mendorong pengusutan menyeluruh.

Nama RHM kini menjadi sorotan. Dugaan kuat menyebut ia berada di balik aktivitas tambang ilegal yang meresahkan warga. Mantan Kabareskrim Susno Duadji ikut menyoroti kasus ini, menegaskan pentingnya membongkar bukan hanya pelaku, tetapi juga backing kuat yang melindungi tambang ilegal.

Kasus nenek Saudah kini bukan sekadar kriminal, melainkan ujian besar bagi aparat penegak hukum. Publik menunggu keberanian polisi dan pemerintah untuk membongkar jaringan kekuasaan di balik tragedi ini.(ytv)

Bagikan

Related posts

Leave a Comment